Home » Apartemen » Hal-Hal Yang Harus Di Perhatikan Sebelum Menyewakan Apartemen

Hal-Hal Yang Harus Di Perhatikan Sebelum Menyewakan Apartemen

Apakah Anda mempunyai sejumlah properti dalam bentuk rumah ataupun apartemen?. Ya, rumah maupun apartemen ternyata bisa dijadikan investasi yang menguntungkan di masa depan. Tidak harus menjualnya, Anda tetap masih bisa memilki bangunan tersebut namun bisa mendapatkan penghasilan dengan cara disewakan.

Hal-Hal Yang Harus Di Perhatikan Sebelum Menyewakan Apartemen

Memutuskan untuk menyewa dibandingkan membeli hunian memang banyak dilakukan untuk sebagian orang. Alasannya memang beragam, mulai dari dana yang belum tersedia, mencari hunian yang dekat dengan kantor atau masih berstatus lajang. Tak heran, bisnis di bidang properti ini pun menjadi bisnis yang cukup menjanjikan terutama di kota-kota besar.

Sebelum menyewakan apartemen Anda dan menawarkannya melalui iklan maupun agen, ada beberapa hal yang penting untuk Anda perhatikan. Hal ini penting untuk dilakukan guna memastikan supaya penyewaan properti Anda dapat membuahkan hasil yang memuaskan.

Berikut terdapat beberapa poin penting yang harus diperhatikan sebelum menyewakan apartemen Anda.

1. Menetapkan Harga Sewa Properti

Sebelum menyewakan apartemen dan menawarkannya melalui iklan dan agen, Anda bisa menentukan harga kisaran sewa yang pantas untuk apartemen yang Anda sewakan tersebut. Cara menentukan harganya bisa Anda ketahui dengan melakukan survei terlebih dulu terhadap harga properti di pasaran. Dalam menentukan harga sewa, Anda juga harus bisa melihat bagaimana kondisi properti Anda dan juga letak lokasinya.

Lokasi memang memegang peranan penting untuk menentukan harga sewa, misalnya Anda mempunyai properti di daerah Jakarta Selatan dimana lokasi tersebut banyak ekspatriat yang melakukan bisnis tersebut sehingga harga sewa yang Anda tetapkan bisa tinggi.

Apabila Anda mempunyai cukup pengetahuan tentang harga pasaran properti, Anda bisa menentukan sewa yang tepat kepada penyewa nantinya. Hal yang harus dihindari yakni jangan sampai Anda memberikan harga sewa yang salah karena harga yang Anda berikan terlalu rendah atau justru terlalu mahal.

2. Menetapkan Jangka Waktu Sewa

Anda juga bisa menetapkan jangka penyewaan sesuai dengan keinginan Anda, entah per bulan ataupun per tahun. Namun sebaiknya Anda bisa melihat terlebih dulu tujuan orang tersebut menyewa properti tersebut.

Apabila Anda memang menginginkan mendapatkan keuntungan, maka Anda bisa menetapkan waktu sewa per bulan karena akan terasa fleksibel untuk menaikkan harga sewanya saat harga properti sedang naik. Akan tetapi, apabila yang Anda cari adalah keamanan finansial, maka sebelum menyewakan apartemen yang sebaiknya Anda lakukan yaitu jangka waktu yang ditetapkan antara satu hingga dua tahun.

3. Ketahui Identitas Penyewa Properti Anda

Anda harus tetap berhati-hati dan waspada dalam menentukan siapakah penyewa yang layak menempati properti Anda. Jangan sampai, Anda salah memberikan kepercayaan kepada calon penyewa apartemen tersebut. Salah memilih penyewa ternyata bisa berpengaruh pada kelancaran pembayaran sewa yang sudah disepakati. Selain itu, hal ini juga berdampak pada kondisi properti Anda.

Untuk berjaga-jaga, memang sebaiknya harus mengenal orang yang akan menyewa properti rumah Anda. Setidaknya, Anda mengetahui kondisi keuangannya sehingga orang tersebut mampu membayar sewa dengan lancar.

Sebelum menyewakan apartemen tidak ada salahnya jika menyisihkan waktu mengobrol dengan calon pembeli untuk sekedar mengetahui pekerjaannya, sehingga Anda dapat dengan mudah menganalisa kondisi keuangannya dan tujuan dalam menyewa apartemen tersebut. Sebagai contoh, apakah hunian tersebut akan dipakai sebagai tempat tinggal, tempat usaha ataukah dijadikan gudang.

4. Buat Perjanjian Tertulis dan Uang Deposit

Yang kerap menjadi kesalahan untuk bagi para orang baru yang akan menyewakan properti yaitu mereka lupa untuk membuat perjanjian tertulis dengan penyewanya. Dengan membuat perjanjian tertulis dengan penyewa inilah menjadi poin yang sangat penting.

Ya, surat perjanjian ini bisa dijadikan aset untuk properti Anda. Sebelum menyewakan apartemen Anda juga bisa menjelaskan bahwa kewajiban si penyewa dan poin-poin penting seperti berapa biaya yang harus dibayarkan apabila terjadi kerusakan yang disebabkan oleh penyewa.

Dari poin-poin tersebut Anda bisa menentukan besar uang deposit yang harus dibayarkan di muka. Uang deposit ini akan dikembalikan kepada pihak penyewa pada akhir perjanjian apabila penyewa mematuhi semua kewajiban dan tidak adanya kerusakan pada properti Anda.

Sebaliknya, jika pada properti Anda mengalami kerusakan, Anda bisa mengambil sebagian dari uang deposit untuk kurun waktu tertentu.